Sekedar Sharing pengalaman, dan juga sebagai Catatan Pribadi seorang Eko Sartono yang semoga bermanfaat buat orang lain.

Selasa, 09 Agustus 2011

Gara-gara Recehan

Jangan pernah kita menyepelekan recehan, karena tanpa recehan tidak akan mungkin ada ribuan, ratusan ribu, jutaan, miliaran, ataupun triliyun.

Jadi begini ceritanya, saya kenal dengan seseorang dibagian pengadaan barang di perusahaannya. Pada saat itu perusahaannya sedang butuh sebuah PC dengan spesifikasi tertentu dalam jumlah 10 unit.

Singkat cerita beliau menghubungi saya dan kemudian saya carikan sesuai dengan spesifikasi yang diberikan dan alhamdulillah ada yang cocok dengan harga yang sesuai (kira-kira saya mengambil keuntungan sekitar 150 rb per PC jadi total saya dapat 1,5 jt). Dan dari harga supplier saya tambahkan 150 rb, harga tersebut masih di bawah harga ajuan ke perusahaan tersebut dan saya juga gak capek karena barangnya langsung dianter oleh supplier.
Akan tetapi karena urusan dokumentasi dan berbagai hal, akhirnya dipending 1 minggu sampai dana cair, setelah 1 minggu dana tersebut cair dan saya langsung dikontak oleh teman saya. Dengan segera langsung saya kontak suplier dan menanyakan stok barang masih ada atau tidak, alhamdulillah masih tapi dia tidak bisa kasih harga yang sama karena harga dolar naik 200 rupiah dari minggu lalu. Berikut hitungannya :

harga 1 PC = kurang lebih $ 700
naik 200 rupiah jadi 1 pc naik = Rp. 140.000
dikali 10 unit maka totalnya = Rp. 1.400.000

dari ajuan saya ke teman saya untung 1,5 di kurang 1,4 akhirnya abis buat ongkos bolak-balik n gak jadi untung .... :-(

0 komentar :

Posting Komentar